
Jakarta, 19 Agustus 2026 | Asosiasi Pekerja Perikanan Indonesia (AP2I) secara resmi telah menandatangani Collective Bargaining Agreement (CBA) atau Perjanjian Kerja Bersama dengan Vianapesca OP (Cooperativa de Produtores de Peixe de Viana do Castelo CRL.), sebuah organisasi produsen perikanan yang berbasis di Portugal.
Langkah strategis ini turut mencakup penunjukan resmi PT Costalia Maritim Indonesia sebagai entitas keagenan awak kapal yang memiliki wewenang penuh dalam pengelolaan rekrutmen serta penempatan tenaga kerja maritim ‘pelaut’ asal Indonesia.
Legitimasi dan Ketentuan Hukum
Dokumen CBA yang disepakati telah didaftarkan secara resmi dan mendapatkan persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, di bawah Nomor Pengesahan: 256/PST/PKL/CBA/VIII/26. Perjanjian ini memiliki masa berlaku selama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan.
Proses penandatanganan dilakukan oleh para pihak yang berwenang:
- Imam Syafi’i – Ketua Umum AP2I
- Jose Manuel Barbosa Da Guia – Pihak Vianapesca OP
- Sutomo – Direktur PT Costalia Maritim Indonesia
Standar Kompensasi dan Penempatan Armada
Dalam rangka menjamin kesejahteraan tenaga kerja, setiap pelaut anggota AP2I yang ditempatkan melalui PT Costalia Maritim Indonesia pada armada kapal milik atau yang dioperasikan oleh Vianapesca OP berhak atas remunerasi bulanan dalam kisaran EURO 870 hingga 1.300.
Adapun penugasan pelaut anggota AP2I difokuskan pada armada kapal penangkap ikan sebagai berikut:
- Oceano Atlantico
- STA Luzia No Monte
- STA Maria Das Areias
- Novo Rui Daniel
- Por Deus Ajudado
Kerja sama ini merefleksikan komitmen mendalam AP2I dalam memperjuangkan perlindungan hak-hak pekerja, penegakan standar kerja profesional, serta peningkatan taraf hidup tenaga kerja maritim Indonesia di kancah global.
About The Author
DPP AP2I
Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pekerja Perikanan Indonesia (DPP AP2I) adalah serikat pekerja/serikat buruh sektor perikanan yang didirikan pada tahun 2021. Hingga saat ini, AP2I menaungi lebih dari 16.000 pelaut perikanan yang tersebar di berbagai negara penempatan. AP2I berfokus untuk mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.

